"Maka dia (Sulaiman) tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: "Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai..." (QS. An-Naml: 19)"
Nabi Sulaiman 'Alaihissalam adalah putra Nabi Daud yang mewarisi kerajaan dan kenabian. Allah menganugerahkannya mukjizat luar biasa yang tidak pernah diberikan kepada manusia lain: menguasai angin yang membawanya berlayar sebulan perjalanan dalam sekejap, memahami bahasa hewan (burung Hud-hud, semut, dll.), serta menundukkan bangsa jin untuk membangun Baitul Maqdis.
Kendati berada di puncak kejayaan dunia dan kekuasaan mutlak, Nabi Sulaiman tidak pernah sombong. Ketika mendengar seekor semut kecil memperingatkan kawanannya agar tidak terinjak tentaranya, beliau tersenyum dan segera sujud mensyukuri nikmat Allah. Beliau berhasil mengajak Ratu Bilqis dari negeri Saba' masuk Islam tanpa pertumpahan darah.
Hikmah bagi Warga:
1. Semakin tinggi jabatan atau kekayaan, harus semakin tawadhu' (rendah hati).
2. Peduli dan menyayangi makhluk hidup terkecil di sekitar kita (hewan dan alam).
3. Menggunakan kecerdasan diplomasi dan musyawarah damai dalam menyelesaikan masalah warga.