"Dan dia berkata, "Naiklah kamu ke dalamnya dengan (menyebut) nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Hud: 41)"
Nabi Nuh 'Alaihissalam termasuk rasul Ulul Azmi yang memiliki ketabahan luar biasa. Selama 950 tahun, beliau berdakwah tanpa henti mengajak kaumnya meninggalkan penyembahan berhala Wadd, Suwa', Yaghuts, Ya'uq, dan Nasr. Namun sebagian besar kaumnya menghina, menutup telinga, dan menentang dengan keras.
Allah memerintahkan Nabi Nuh membuat bahtera raksasa di atas bukit yang tandus. Kaumnya mencemooh pekerjaan tersebut, namun beliau tetap istiqomah menyelesaikannya. Ketika air bah meluap dahsyat dari langit dan bumi, Nabi Nuh membawa orang-orang beriman dan sepasang setiap jenis hewan. Bahkan putra kandungnya, Kan'an, menolak naik dan tenggelam bersama orang-orang ingkar.
Hikmah bagi Warga:
1. Kesabaran tanpa batas dalam mendidik keluarga dan mengajak kebaikan di lingkungan warga.
2. Keyakinan penuh terhadap pertolongan Allah di tengah kesulitan berat.
3. Ikatan akidah dan kebenaran lebih utama dari fanatisme golongan atau nasab semata.