"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi." (QS. Al-Baqarah: 30)"
Nabi Adam 'Alaihissalam adalah manusia pertama yang diciptakan langsung oleh Allah SWT dari tanah sari pati bumi. Allah memuliakan beliau dengan mengajarkan nama-nama segala benda dan memerintahkan malaikat serta iblis untuk bersujud sebagai tanda penghormatan. Iblis menolak dengan sombong karena merasa dirinya lebih mulia diciptakan dari api, sehingga ia dilaknat.
Nabi Adam dan Hawa ditempatkan di dalam surga dengan kenikmatan melimpah, namun dilarang mendekati satu pohon. Akibat bujuk rayu iblis yang penuh tipu muslihat, mereka memakan buah pohon tersebut. Menyadari kekhilafannya, Nabi Adam tidak membela diri dengan kesombongan, melainkan segera bertaubat dengan penuh kerendahan hati.
Allah menerima taubat Nabi Adam dan menurunkannya ke bumi untuk mengemban amanah sebagai khalifah pertama, memakmurkan bumi, dan mengajarkan tauhid kepada keturunannya.
Hikmah bagi Warga:
1. Tidak sombong atas asal-usul atau status sosial.
2. Segera mengakui kesalahan dan bertaubat nasuha jika khilaf dalam bermasyarakat.
3. Bertanggung jawab menjaga kerukunan dan kelestarian lingkungan tempat tinggal.