← Kembali ke Ruang Keilmuan
Lainnya

Ilmu Tajwid: Hukum Mim Sukun (مْ) - Idzhar Syafawi, Idgham Mimi, dan Ikhfa Syafawi

وَالْمِيمُ إِنْ تَسْكُنْ تَجِي قَبْلَ الْهِجَا * لَا أَلِفٍ لَيِّنَةٍ لِذِي الْحِجَا

"Dan Mim jika sukun jatuh sebelum huruf hijaiyah selain alif layyinah bagi orang yang berakal. (Mandhumah Tuhfatul Athfal)"

Hukum Mim Mati (مْ) ketika bertemu dengan huruf hijaiyah terbagi menjadi 3 hukum:

1. IKHFA SYAFAWI (إخفاء شفوي)

- Syarat: Mim sukun (مْ) bertemu huruf Ba (ب).

- Cara baca: Suara mim disamarkan di kedua bibir dengan sedikit renggang serta didengungkan (ghunnah) sepanjang 2 harakat.

- Contoh: تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ (Tarmiihim bihijaarah), يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ (Ya'tashim billaah).
2. IDGHAM MIMI / IDGHAM MUTAMATSILAIN (إدغام ميمي / متماثلين)

- Syarat: Mim sukun (مْ) bertemu huruf Mim (م).

- Cara baca: Memasukkan mim pertama ke mim kedua sehingga menjadi satu mim bertasydid disertai dengung (ghunnah) 2 harakat.

- Contoh: فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ (Fii quluubihim-maradh), لَهُمْ مَّا يَشَاءُونَ (Lahum-maa yasyaa'uun).
3. IDZHAR SYAFAWI (إظهار شفوي)

- Syarat: Mim sukun (مْ) bertemu seluruh huruf hijaiyah selain Ba (ب) dan Mim (م) (total 26 huruf).

- Cara baca: Mim dibaca jelas di bibir tanpa dengung. Harus ekstra hati-hati jangan sampai mendengung saat bertemu Wawu (و) dan Fa (ف).

- Contoh: أَلَمْ تَرَ (Alam tara), عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ ('Alaihim walaadh-dhaalliin).
📚 Kitab / Rujukan Referensi: Matan Tuhfatul Athfal - Syaikh Sulaiman Al-Jamzuri